Developed by JoomVision.com

Berita Terpopuler

PDAM Kudus Siapkan Pembayaran Rekening Online

Pada awal Mei 2012, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus siap memberlakukan sistem pembayaran tagihan rekening bagi pelanggannya secara online. Kebijakan itu dilakukan guna memudahkan dan...

Kebocoran Air PDAM Kudus Capai 27,3 persen

  KUDUS, Sejak tiba bulan terakhir tingkat kebocoran atau dikenal sebagai non-revenue water (NRW) di PDAM Kudus mencapai 27,3 persen atau setara dengan 177,4 meter kubik. Kondisi tersebut tidak dapat...

Antisipasi Kemarau, PDAM Kudus Bangun Sumur

KUDUS, Menjelang musim kemarau, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus menyiapkan sumur produksi baru. Sarana yang menurut rencana mulai dioperasikan pekan ini, berada di sekitar Terminal Induk...

Polling

Menurut Anda, bagaimana pelayanan PDAM Kudus ?




 

Pengunjung Online

Ada Pengunjung 8 online

Statistik

Hari Ini :1
Bulan Ini :626
Tahun Ini :4948
Total Pengunjung :28762

SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN DIREKSI PDAM KABUPATEN KUDUS

PDFPrintE-mail

 

 

 

 
 

PERESMIAN TERMINAL AIR CURAH

PDFPrintE-mail

Kudus – Air sisa pelanggan PDAM atau air curah PDAM, dijual bebas oleh PDAM. Dalam menjual air curah tersebut, perusahaan ber pelat merah itu menjual senilai Rp 6 ribu per kubik.

Hal itu disampaikan Direktur PDAM Kudus Ahmadi Safa dalam acara launching terminal air curah PDAM KUDUS. Menurutnya, air curah yang dijual merupakan air sisa pelanggan PDAM KUDUS di Dawe.

”Tiap per kubik, atau per seribu liter, harganya Rp 6 ribu. Harga itu sedikit lebih mahal ketimbang penjualan air di pegunungan di kawasan atas.

Harga kawasan atas, dibandrol dengan harga Rp 5 ribu per kubik. Hanya meski sedikit lebih mahal, namun dinilai lebih untung lantaran fasilitas yang lebih ketimbang di atas.

Seperti halnya lokasi yang lebih nyaman, dan tidak antre layaknya SPBU. Sehingga sekali datang bisa langsung mengisi beberapa mobil tangki sekaligus. Selain itu, antrean juga tidak berada di jalan sehingga tidak mengganggu aktivitas lalu lintas.

Hal lain juga, lokasi yang terletak di Cendono Dawe. Lokasi yang lebih rendah ketimbang atas. Hal itu menguntungkan pembeli dengan mengurangi jatah solar, kampas, dan kerusakan mobil lainnya.

”Selisih Rp 1 ribu yang dimaksud, bakal dikembalikan lagi kepada masyarakat lewat CSR. Jadi bisa lewat progam penanaman pohon atau juga biopori,” ujarnya.

Sumber air yang di sana, kata dia berasal dari air kawasan atas, yakni di Desa Piji, Samirejo, Cendono, Lau, Kecamatan Dawe. Meski menggunakan air bawah tanah, namun dipastikan tidak mengganggu pelanggan PDAM KUDUS.

 
 
You are here: Home Berita Hot News
Green Back to Top